“18 tahun……masih sangat awal untuk mencapai mimpi-mimpi kita. Tapi, itu adalah umur yang paling tepat untuk menentukan impian kita. Rasanya pasti sakit ketika kamu terjatuh. Tapi ini adalah usia yang tepat untuk kita terjatuh ratusan kali dan belajar bagaimana caranya untuk bangun lagi. Cinta yang kamu fikir akan terjalin selama-lamanya nanti akan terkikis oleh saat-saat ketika kita masuk universitas. Karena kita masih 18 tahun, kita menjalani setiap hari seakan ini adalah hari terakhir kita. Kita mencintai dan membenci dengan sangat besar. Akan ada saat-saat ketika kita takut. Ditahun ini banyak hal yang sangat meyakitkan, kita melalui banyak sekali tekanan. Namun, ketika itu semua sudah berlalu alasan mengapa kita selalu menyebut saat ini sebagai momen terbahagia dalam hidup kita adalah karena….. teringat akan tangan hangat seseorang yang memegang tangan kita ketika kita terjatuh. "
“Tak perlu banyak orang, tapi hanya satu orang saja…yang akan menghibur temannya saat menangis dengan mengatakan ‘Baik aku maupun kamu…. apapun rintangan yang kita hadapi, kita akan bersama-sama melewatinya’.”
“Tak apa jika kamu terluka….. karena kamu masih 18 tahun…..”
Komentar
Posting Komentar